Curug Cileutak Tasikmalaya
Curug Cileutak bisa menjadi destinasi wisata alam baru
di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Namun, lokasinya yang jauh dari pusat kota
dan sulit dijangkau membuat air terjun ini belum dikenal masyarakat. Padahal
air terjun yang berada di tengah hutan itu cukup indah dengan suasana alam
sejuk dan air yang segar.
Secara
administratif, Curug Cileutak berada pada perbatasan antara Desa Sindangasih,
Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya dengan Kampung Leuwi
Leutak/Cikarees, Desa Harumandala, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran,
Jawa Barat. Aliran Curug Cileutak berasal dari aliran Sungai Cileutak, namun
ada juga yang menyebutkan Sungai Ciharuman. Aliran sungai ini sendiri merupakan
pembatas geografis antara Kabupaten Tasikmalaya dengan Kabupaten Pangandaran.
Curug Cileutak berada pada koordinat -7.572906, 108.356362.
Sungai Cileutak
memiliki debit yang stabil, bahkan pada musim kemarau. Oleh karena itu, warga
berinisiatif membangun pembangkit listrik mikrohidro secara swadaya. Setelah
listrik masuk ke Kampung Leuwi Leutak, listrik dari tenaga mikrohidro masih
dipergunakan, hanya tidak oleh semua warga.
Bagi pengunjung, jika membawa kendaraan tidak bisa
sampai ke lokasi air terjun, karenanya harus disimpan. Jalur pertama akan
dilewati yakni pematang sawah hingga bertemu dengan pipa mikrohido. Terdapat
dua jalur yang bisa dilalui. Pertama naik ke pipa dan kedua berjalan dengan
kondisi menurun.
Area di sekitar curug cukup luas. Terdapat lahan
kosong dengan tumbuhan bambo yang dominan sebagai tempat menyimpan barang.
Lahannya cukup luas terdapat bongkahan batu di pinggir sungainya.Airnya
tersebut berwarna hijau tosca pada areal kolamnya. Kebanyakan pengunjung
memanfaatkan untuk berenang.
Air terjun tersebut belum banyak diketahui masyarakat lokal dan nasional. Karena letaknya di tengah hutan dan jauh dari jalan raya, sehingga benar-benar masih perawan. Padahal, pesona air terjunnya tidak kalah indah dibandingkan dengan air terjun di daerah lain di Indonesia.
Air terjun tersebut belum banyak diketahui masyarakat lokal dan nasional. Karena letaknya di tengah hutan dan jauh dari jalan raya, sehingga benar-benar masih perawan. Padahal, pesona air terjunnya tidak kalah indah dibandingkan dengan air terjun di daerah lain di Indonesia.
Pengunjung wisata Curug tersebut masih minim.
Kondisinya harus menjadi perhatian dari pemerintah daerah. Khususnya dalam
penyediaan infrastruktur menuju lokasi air terjun. Tidak hanya itu, Pemerintah
juga wajib melakukan pembenahan di lokasi air terjun, misalnya dengan menata
dan menambah fasilitas.
Bagi yang penasaran ingin berkunjung ke Curug Cileutak,
bisa ditempuh dari Kota Tasikmalaya menuju ke wilayah selatan dengan rute
Sukaraja-Jatiwaras-Salopa-Cikatomas.
Rute tercepat
menuju Curug Cileutak bila datang dari arah Barat (Bandung, Garut, Cianjur,
Tasikmalaya) adalah yang melalui Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya.
Sedangkan bila datang dari arah Utara (Tasikmalaya kota, Majalengka, Sumedang)
dapat melalui Manonjaya menuju Kecamatan Salopa kemudian bertemu dengan jalur
dari arah Timur. Bila datang dari arah Banjar, Ciamis kota dan sekitarnya, rute
yang dapat dilalui yaitu mengikuti jalur utama Ciamis/Banjar – Pangandaran
kemudian menuju arah Kecamatan Cijulang kemudian ke Kecamatan Cigugur.
Menjelajah dan temukan keindahan Alam yang tersembunyi !!!


EmoticonEmoticon